Penggunaan sayap di fairing motor identik dengan tim Ducati. Maklum saja, tim asal Italia itu yang pertama kali memakainya. Sampai pada akhirnya, seluruh tim MotoGP menggunakan sayap di fairing motor para pembalapnya. Penggunaan sayap di fairing motor sempat menimbulkan pro dan kontra. Sayap tersebut dinilai melukai para pembalap ketika terjadi benturan dalam kecelakaan.tapi di sisi lain, penggunaan sayap itu dapat membuat akselerasi motor menjadi seimbang di tikungan. Untuk itu, Komisi Grand Prix MotoGP langsung menyelidiki baik atau tidaknya penggunaan sayap di fairing motor. Mereka akhirnya memutuskan untuk melarang penggunaan sayap di fairing motor pada sisa balapan MotoGP musim ini. Sayap di fairing motor yang salah satunya digunakan pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi. "Sayap di bagian fairing atau bodi motor, dan bukan bagian dari desain motor, penggunaannya tidak diizinkan lagi. Seperti sayap yang bisa menimbulkan efek aerodinamika," tulis pernyataan resmi Komisi Grand Prix dalam laman resmi MotoGP. Meski begitu, keputusan sah larangan penggunaan sayap di fairing motor bakal diputuskan oleh Direktur Teknik MotoGP. "Direktur teknik bakal memutuskan apakah sayap yang ada di fairing masuk kategori di atas atau tidak. Untuk menghindari bentuk fairing yang menyerupai sayap, bagian depan fairing tidak boleh lebih dari 150 milimeter dari garis vertikal depan motor dari poros ban," lanjut pernyataan resmi Komisi Grand Prix MotoGP.

0 komentar:
Post a Comment